Memilih Jajanan Sehat - Program PKM Dosen THP UB

2 October 2020
2 October 2020, Comments Komentar Dinonaktifkan pada Memilih Jajanan Sehat – Program PKM Dosen THP UB

Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang  pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya  pembinaan  yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun. Pendidikan pada usia dini merupakan tahapan yang sangat fundamental bagi berkembangan dan pendidikan selanjutnya. Sehingga, untuk menanamkan pendidikan mendalam tentang suatu perilaku dapat dilakukan pada pendidikan PAUD ini. Salah satu pengetahuan yang harus ditanamkan sejak kecil adalah pentingnya kesehatan, bagi anak usia dini penting untuk memiliki tubuh yang sehat untuk dapat beraktivitas dan berkreativitas dengan baik dan ceria. Masalah kesehatan pada anak PAUD antara lain konsumsi jajanan yang tidak terkendali dan tidak sehat. Sebagian besar anak-anak lebih banyak menyukai jajanan tersebut dikarena mereka merasa tertarik dengan bentuknya yang menarik, beraneka ragam, dan rasanya yang unik.

Badan Pengawasan Makanan dan Minuman menyatakan terdapat 40% jajanan tidak layak dimakan banyak diperjual belikan di dekat atau di depat sekolah. Kandungan boraks, serta formalin masih mendominasi kandungan zat-zat berbahaya pada jajanan anak-anak di sekolah-sekolah. Jajanan di sekolah memang beranekaragam dan lebih menarik minat daripada bekal yang dibawa dari rumah. Namun jajanan yang menarik tersebut justru miskin gizi dan jauh dari kata sehat. Sehingga untuk menghindari hal tersebut perlu dilakukan edukasi tentang jenis jajanan dan dampak jajanan tidak sehat tersebut sejak dini untuk menghindari kemunduran kesehatan bagi anak.

Edukasi jajanan aman dikalangan anak PAUD menjadi tema pengabdian masyarakat ini. KB Baipas Ceria merupakan salah satu sekolah pendidikan anak usia dini yang terletak di pusat kota Malang yang kami pilih untuk dijadikan mitra pengabdian kali ini. Mengingat mitra kami merupakan anak-anak PAUD yang belajar sambil bermain, perlu edukasi yang menyenangkan dan mudah dipahami, agar anak-anak tersebut paham dengan baik dampak kesehatan dari jajanan yang tidak sehat jika dikonsumsi. Mengingat kondisi pandemik saat ini, edukasi jajanan sehat juga harus menyesuaikan dengan keadaan pandemik yang mengedepankan protokol kesehatan. Sehingga, tim pengabdian yang terdiri dari Latifa Putri Aulia, STP., M.Sc (Staff Pengajar THP UB) dan Salsabilla Izzah Nurheibah (Mahasiswa) bekerja sama dengan pihak sekolah dan juga memerlukan bantuan orang tua untuk dapat mendampingi anak mereka.

Kegiatan pengabdian ini dilakukan secara daring, dimana tim pengabdian membuat video edukasi tentang jajanan sehat yang kemudian akan dikirimkan ke pihak sekolah dan berdiskusi tetang goal dari video edukasi tersebut. Pihak sekolah yaitu guru kelas PAUD akan memberikan instruksi kepada orang tua melalui whatsapp grup orang tua untuk mendampingi serta membantu putra putri mereka dalam melihat dan memahami video edukasi yang diberikan. Selanjutnya, orang tua diminta untuk mendokumentasikan pembelajaran yang dilakukan di rumah untuk diberikan ke pihak sekolah. Saat pembelajaran melalui video tersebut, orang tua juga berperan aktif dalam menjelaskan sehingga terbentuk komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Jika ada pertanyaan dari orang tua tentang edukasi jajanan sehat tersebut, dapat didiskusikan melalui whatsapp grup yang telah dibentuk untuk dapat mengakomodasi jalannya pembelajaran daring ini. Diskusi secara daring ini efektif dilakukan antara orang tua murid satu dengan orang tua murid lainnya, guru atau pihak sekolah dan tim pengabdian untuk dapat mencapai pemahaman yang benar tentang jajanan sehat dan tidak sehat serta dampak nya.

Pengabdian ini bertujuan agar anak-anak PAUD dapat membedakan mana jajanan sehat mana yang tidak serta dampak jika mengkonsumsi jenis jajanan yang berbeda tersebut. Diharapkan dengan kegiatan ini, anak-anak PAUD KB Baipas Ceria memiliki pemahaman yang baik tentang jenis jajanan dan dampak nya yang akan berpengaruh pada perilaku konsumsi jajanan mereka.